Rekonstruksi Status Anak Luar Nikah dalam Sistem Hukum Indonesia: Distingsi antara Anak Zina dan Anak dari Perkawinan Tidak Tercatat
DOI:
https://doi.org/10.15642/sosyus.v6i1.1050Keywords:
Anak Luar Nikah, Distingsi, Hukum Positif, Hukum IslamAbstract
Artikel ini mengkaji rekonstruksi status anak luar nikah dalam sistem hukum Indonesia dengan menekankan distingsi antara anak dari perkawinan tidak tercatat dan anak hasil zina. Permasalahan utama terletak pada konstruksi hukum positif yang cenderung menyamakan kedua kategori tersebut, sehingga mengaburkan perbedaan ontologis dan implikasi hukumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis peraturan perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, serta doktrin fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hukum Islam, anak dari perkawinan sah secara agama tetap memiliki legitimasi nasab, sedangkan anak hasil zina pada umumnya tidak, meskipun terdapat pandangan alternatif yang membuka ruang pengakuan melalui mekanisme tertentu. Sementara itu, hukum positif Indonesia belum memberikan pembedaan yang tegas dan cenderung menggunakan pendekatan berbasis hubungan biologis. Artikel ini menawarkan rekonstruksi melalui pendekatan dualistik, yaitu jalur legitimasi bagi anak dari perkawinan tidak tercatat dan jalur proteksi bagi anak hasil zina. Pendekatan ini memungkinkan harmonisasi antara hukum Islam dan hukum positif dengan tetap menjaga prinsip perlindungan nasab dan hak anak secara proporsional.
Downloads
References
Al-Baghawi, Abu Muhammad Al-Husain. Al-Tahdzib Fi Fiqh Al-Imam Al-Shafi’i. Beirut: Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah, 1997.
Al-Bukhārī, Muhammad Ibn Ismā’il. Ṣaḥīḥ Al-Bukhārī. 5th ed. Damaskus: Dar Ibn Kathir, 1993.
AL-Fatawa, Lajnah. Fatawa Al-Syubkah Al-Islamiyyah, n.d.
Al-Maqdisi, Abu Muhammad Ibn Qudamah. Al-Mughni. Riyadh: Dar Alim Al-Kutub lil Taba’ah wa Al-Nasyr wa Al-Tauzi’, 1997.
Al-Sabī’ī, Badar Nāṣir Mashra’. Al-Masāil Al-Fiqhiyyah Al-Mustajadah Fī Al-Nikāḥ Ma’a Bayān Mā Akhadha Bihī Al-Qānūn Al-Kuamitī. Kuwait: Majallah Al-Wa’I Al-Islami Wizarah Al-Awqaf wa Al-Shunun Al-Islamiyyah, 2014.
Al-Sughdi, Abu Al-Hasan ‘Ali. Al-Natf Fi Al-Fatawa. Beirut: Muassasah Al-Risalah, 1984.
Al-Utsaimin, Muhammad ibn Shalih. Al-Sharḥ Al-Mumti‘ ‘alā Zād Al-Mustaqni‘. Dar Ibn Al-Jauzy, 2007.
Al-Zubaidi, ‘Utsman ibn Al-Makki Al-Tauziri. Taudih Al-Ahkam Sharh Tuhfah Al-Ahkam. Al-Mathba’ah Al-Tunisiyah, 1920.
Al-Zuhri, Muhammad. Al-Sirāj Al-Wahhāj ‘alā Matni Al-Minhāj. 8th ed. Beirut, Lebanon: Dar Al-Kotob Al-Ilmiyah, 2016.
Daharis, Ade, Alief Akbar Musaddad, Sandi Yoga Pradana, Nadzif Ali Asyari, and Seftia Azrianti. “Kedudukan Anak Hasil Pernikahan Siri Dalam Perspektif Hukum Islam Dan UU Perkawinan The Position.” Jurnal Kolaboratif Sains 8, no. 2 (2024): 1166–72. https://doi.org/10.56338/jks.v8i2.6971.
Dea Salma Sallom. “Interpretation of Ijab Kabul Conditions: Pros and Cons of Ittihdal-Majlis in Marriage Contract From a Contemporary Ulama Perspective.” Al Hurriyah: Jurnal Hukum Islam 07, no. 01 (2022): 1–16. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v7i1.5647.
Djubaedah, Neng. “Pencatatan Perkawinan & Perkawinan Tidak Dicatat Menurut Hukum Tertulis Di Indonesia Dan Hukum Islam,” 2010.
Erkoc Baydar, Tuba. “A Secret Marriage and Denied Rights: A Critique from an Islamic Law Perspective.” Religions 14, no. 4 (2023): 1–15. https://doi.org/10.3390/rel14040463.
Fathullah, Musakir Salat, Haeratun, and Jamaludin. “Perlindungan Hak-Hak Keperdataan Anak Melalui Pranata Itsbat Nikah.” Jurnal Pepadu 6, no. 3 (2025): 612–22.
Gusti Ayu Ade Diah Gamatri, Ni Luh Made Mahendrawati, and I Made Arjaya. “Kedudukan Hukum Anak Yang Dilahirkan Diluar Perkawinan Sah Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974.” Jurnal Konstruksi Hukum 4, no. 3 (2023): 281–86. https://doi.org/10.55637/jkh.4.3.8041.281-286.
Hanapi, Agustin, and Edi Yuhermansyah. “Urgency of Marriage Registration for Women and Child Protection in Gayo Lues District.” Samarah: Jurnal Hukum Keluarga Dan Hukum Islam 4, no. 2 (2020): 528–44. https://doi.org/10.22373/sjhk.v4i2.7942.
Hidayat, Muhammad Fauzan. “Perlindungan Hukum Anak Luar Kawin Perspektif Hukum Islam Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 46/PUU-VIII/2010.” Bedah Hukum 2, no. 1 (2018): 81–96.
Horii, Hoko. “Living in a Legal Limbo: Mechanisms to ‘ Fix ’ The Legal and Social Positions of Unregistered Children in Indonesia.” Indonesian Journal of Socio-Legal Studies 2, no. 1 (2022): 1–25. https://doi.org/10.54828/ijsls.2022v2n1.1.
Husni, Zainul Mu’ien, Emilia Rosa, Lilik Handayani, and Dinda Febrianti Putri. “Analisis Status Anak Luar Kawin Terhadap Orang Tuanya: Studi Komparatif Antara Hukum Positif Dan Hukum Islam.” HAKAM: Jurnal Kajian Hukum Islam Dan Hukum Ekonomi Islam 5, no. 1 (2021): 1–12. https://doi.org/10.33650/jhi.v5i1.2261.
Irfani, Nurfaqih. “Asas Lex Superior, Lex Specialis, Dan Lex Posterior: Pemaknaan, Problematika, Dan Penggunaannya Dalam Penalaran Dan Argumentasi Hukum.” Legislasi Indonesia 16, no. 3 (2020): 305–25.
Jami’ah min Al-Ulama. Al-Fatawa Al-Hindiyah. Mesir: Al-Mathba’ah Al-Kubra Al-Amiriyyah, 1892.
Jamil, M. “Nasab Dalam Perspektif Tafsir Ahkam.” AHKAM : Jurnal Ilmu Syariah 16, no. 1 (2016): 123–30. https://doi.org/10.15408/ajis.v16i1.2902.
Ma’mun, Solihul Aminal. “Mentarjih Penetapan Nasab Anak Zina Kepada Ayah Biologisnya Berdasarkan Konsep Anak & Maqsad Hifz Al-Nasl.” Al-Maslahah: Jurnal Ilmu Syariah 16, no. 2 (2020): 198–215.
Mahkamah Agung. Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Yang Berkaitan Dengan Kompilasi Hukum Islam Dengan Pengertian Dalam Pembahasannya. Jakarta: Perpustakaan dan Layanan Infromasi Biro Hukum dan Humas Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung Republik Indonesia, 2011.
Mahkamah Konstitusi RI. “Putusan Nomor 46/PUU-VIII/2010,” 2010.
Maimun, Ainul Haq Nawawi, and Abdul Haq Syawqi. “The Development of Fiqh Munakahah (Marriage Jurisprudence) Material Course in Madurese Islamic Universities and Its Relation with Gender Equality and Divorce Prevention.” Al-Ihkam: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial 15, no. 2 (2020): 280–300. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v15i2.2734.
Maratus, Nuril Farida. “Dualisme Otoritas Dalam Pelaksanaan Perkawinan: Studi Terhadap Praktik Nikah Sirri Di Desa Wonodadi, Plantungan, Kendal, Jawa Tengah.” Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies 5, no. 1 (2023): 106. https://doi.org/10.21154/syakhsiyyah.v5i1.6130.
Marilang. “Legal Relationship Between Illegitimate Children and Their Biological Father: The Analysis of Constitutional Court Decree No.46/PUU-VIII/2010 in the Perspective of Civil and Islamic Law Marilang.” Journal of Indonesian Islam 10, no. 46 (2016): 335–54. https://doi.org/10.15642/JIIS.2016.10.2.335-354.
Mayangsari, Nur, Yohana Watofa, and Jonhi Sassan. “Inheritance Rights of Unmarried Children in Indonesian Civil Law: A Normative and Comparative Study.” Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 2, no. 2 (2024): 158–76. https://doi.org/10.52496/mjhki.v2i2.44.
Musyafaah, Nur Lailatul, Athifatul Wafirah, and Sagita Destia Ramadhan. “Moderation of Fatwa: Worship During the Covid 19 Pandemic in Maqasid Shariah Perspective.” In Proceedings of the International Conference on Engineering, Technology and Social Science (ICONETOS 2020), 529:73–79. Atlantis Press, 2021. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210421.012.
Nazmi, Nahdia, Ahmad Mubarak, Laila Amalia, Najla Amali, and Nazwatika Maulidhiya. “Legal Implications of Children Resulting from Free Sex ‘One Night Stand’ in Indonesian Legal System.” Mawaddah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 3, no. 2 (2025): 253–72. https://doi.org/10.52496/mjhki.v3i2.28.
Nisa, Eva F. “The Bureaucratization of Muslim Marriage in Indonesia.” Journal of Law and Religion 33, no. 2 (2018): 1–19. https://doi.org/10.1017/jlr.2018.28.
Noviana, Lia, Lukman Santoso, and Mega Puspita. “Interpreting Legal Rights: Disparities in Judicial Treatment of Children Born Out of Wedlock in East Java, Indonesia.” Lex Scientia Law Review 8, no. 1 (2024): 321–54. https://doi.org/10.15294/LSLR.V8I1.4606.
Putri, Dhea Sukma, Putri Galuh Pramesti, and Landia Natalie Ayu Pawestri. “Pengaturan Tindak Pidana Perzinahan Dalam Rkuhp.” Jurnal Studia Legalia 3, no. 01 (2022): 27–32. https://doi.org/10.61084/jsl.v3i01.22.
Qāsim, Muhammad Ibn. Fatḥu Al- Qarīb Al-Mujīb. Surabaya: Nurul Huda, 2006.
Rahbari, Ladan. “Marriage, Parentage and Child Registration in Iran: Legal Status of Children of Unmarried Parents.” Social Sciences 11, no. 3 (2022): 1–10. https://doi.org/10.3390/socsci11030120.
Rahmadana, Arneta, A Sari Damayanti, and M Asyharuddin. “Tinjauan Yuridis Positif Indonesia Terhadap Kedudukan Hukum Anak Dalam Pernikahan Siri.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3 (2025): 8982.
Rifqi, Muhamad Jazil, Nurul Asiya Nadhifah, Mukhammad Nur Hadi, Abdul Basith Junaidy, and Agus Solikin. “Children’s Legal Identity at Stake: Reconstructing Maqāṣid Al-Syarī‘ah through Marriage Isbat Applications by the Second Generation in Pasuruan.” El-Mashlahah 15, no. 1 (2025): 125–48. https://doi.org/10.23971/el-mashlahah.v15i1.9068.
Rohmawati, and Syahril Siddik. “Legal Protection for Children Out of Wedlock: Ensuring the Best Interests of Children Through Judge Decisions.” Al-‘Adalah 19, no. 2 (2022): 315–38.
Sarmadi, Ahmad Sukris, Anwar Hafidzi, and Latifah Abd Majid. “Revisiting Paternity and Inheritance in Islamic Law : Legal Recognition and the Status of Children Born Out of Wedlock In.” Syariah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran 25, no. 2 (2025): 403–27.
Sarumi, Isa Abdur-Razaq, Azizah bt Mohd, and Norliah bt Ibrahim. “A Polemical Discourse over the Legitimation of Illegitimate Children under Islamic Law.” IIUM Law Journal 27, no. 1 (2019): 151–79. https://doi.org/10.31436/iiumlj.v27i1.413.
Sodiq, Muhammad. “Dualisme Hukum Di Indonesia: Kajian Tentang Peraturan Pencatatan Nikah Dalam Perundang-Undangan آ.” Al-Ahwal: Jurnal Hukum Keluarga Islam 7, no. 2 (2014): 109–20.
Sudirman, Sudirman, and Iskandar Iskandar. “Isbat Marriage Resolution in Indonesia: A Maslahah Approach.” JIL: Journal of Islamic Law 1, no. 1 (2020): 100–114. https://doi.org/10.24260/jil.v1i1.16.
Supraptiningsih, Umi. “Pro and Cons Contestation on the Increase of Marriage Age in Indonesia.” Samarah 5, no. 1 (2021): 232–51. https://doi.org/10.22373/sjhk.v5i1.9136.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sosio Yustisia: Jurnal Hukum dan Perubahan Sosial

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


