Menjawab Kelemahan Sistem Peradilan: Peluang Dan Tantangan Penerapan Wilāyah Al-Maẓālim Di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.15642/sosyus.v5i1.811Keywords:
Sistem Peradilan, Wilāyah Al-Maẓālim, KeadilanAbstract
Fenomena banyaknya kasus besar yang belum terselesaikan di Indonesia, khususnya yang melibatkan pejabat negara, mencerminkan lemahnya kinerja lembaga peradilan dalam menegakkan keadilan. Salah satu penyebab utama dari kondisi ini adalah adanya tekanan kekuasaan yang mengintervensi proses hukum. Penelitian ini berupaya menawarkan solusi melalui pengkajian konsep dan kelembagaan wilāyah al-maẓālim. Menggunakan pendekatan kualitatif, studi ini menguraikan prinsip-prinsip dasar wilāyah al-maẓālim serta menganalisis potensi dan tantangan implementasinya dalam konteks Indonesia. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan yang mencakup sumber-sumber seperti jurnal ilmiah, buku, literatur klasik (kitab salaf), serta laporan berita dari media massa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilāyah al-maẓālim memiliki peluang besar untuk diadopsi di Indonesia karena sejalan dengan prinsip checks and balances sebagaimana diatur dalam Pasal 24 UUD 1945. Meski demikian, penerapan konsep ini dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks, baik dari aspek yuridis, politis, maupun desain kelembagaan.
Downloads
References
Akbar, Muhammad Kamil. “Peran Peradilan Tata Usaha Negara Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Baik.” Dharmasisya 1, no. 1 (2020): 352–63.
Al-Jauziyyah, Abū ‘Abdillah Muhammad Ibn Qayyim. Al-Ṭuruq Al-Ḥukmiyyah Fī Al-Siyāsah Al-Sharī’ah. Beirut: Dar Ibn Hazm, 2019.
Al-Māwardī. Al-Aḥkām Al-Sulthāniyyah. Kairo: Dar Al-Hadis, n.d.
Ali, Romli Said, Muhammad Sadi Is, and Belmento. “The Attorney’s Authority in Conducting Wiretapping of The Corruption Crimes.” Jurnal Cakrawala Hukum 14, no. 1 (2023): 54–62. https://doi.org/10.26905/idjch.v14i1.
Amin, Muh. Shaleh. “Kemandirian Judisial Yang Terkikis: Antara Godaan, Ancaman, Dan Intimidasi Bermantel Etika.” MARINews, 2025. https://marinews.mahkamahagung.go.id/artikel/kemandirian-judisial-yang-terkikis-0je.
Amnesty International. “36 Tahun Peristiwa Talangsari: Negara Abai Dan Impunitas Berlanjut Hingga Kini,” 2025. https://www.amnesty.id/kabar-terbaru/siaran-pers/36-tahun-peristiwa-talangsari-negara-abai-dan-impunitas-berlanjut-hingga-kini/02/2025/?utm_source=chatgpt.com.
Asni. “Peran Peradilan Islam Dalam Penegakan Hukum Islam Di Kesultanan Buton.” Al-’Adalah 14, no. 1 (2018): 81. https://doi.org/10.24042/adalah.v14i1.1938.
Aziz, A. Saiful. “Posisi Lembaga Peradilan Dalam Sistem Pengembangan Hukum Islam.” Proceedings of the National Academy of Sciences 3, no. 1 (2015): 1–15. http://dx.doi.org/10.1016/j.bpj.2015.06.056%0Ahttps://academic.oup.com/bioinformatics/article-abstract/34/13/2201/4852827%0Ainternal-pdf://semisupervised-3254828305/semisupervised.ppt%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.str.2013.02.005%0Ahttp://dx.doi.org/10.10.
Diea Amiliya, and Siti Tiara Maulidia. “Peran Mahkamah Konstitusi Dalam Penegakan Hukum Di Indonesia.” Hukum Dan Kewarganegaraan 4, no. 10 (2024): 1–23.
Fajriansyah, Adrian. “Konflik Lahan Di Rempang, Warga Kecam Kekerasan Saat Penggusuran.” Kompas, 2025. https://www.kompas.id/artikel/konflik-lahan-di-rempang-warga-kecam-kekerasan-saat-penggusuran?utm_source=chatgpt.com.
Fasial, Ahmad. “Hubungan Islam Dengan Sistem Peradilan Di Indonesia.” Warta Dharmawangsa 17, no. 2 (2023): 632–49. https://doi.org/10.46576/wdw.v17i2.3177.
Gusta Andini, Orin, Fitrah Marinda, and Khulaifi Hamdani. “Pertanggungjawaban Tindak Pidana Korupsi Yang Dilakukan Oleh Aparatur Sipil Negara.” Jurnal Al-Qadau: Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam 9, no. 1 (2022): 56–67. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v9i1.29188.
Hoddin. “Analisis Kritis Terhadap Intervensi Politik Dalam Proses Peradilan Di Indonesia.” YUDHISTIRA : Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan 1, no. 3 (2023): 25–32. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v1i3.1690.
Imbaruddin, Amir, Asrini A. Saeni, and Muttaqin. “The Role of Ombudsman in Improving Accountability of Government Public Services.” Proceedings of the 2nd International Conference on Administration Science 2020 (ICAS 2020) 564, no. Icas 2020 (2021): 195–97. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210629.036.
Kontras. “Kisah Tragis Yang Dilupakan: Talangsari 89.” KontrasS, 2018. https://www.kontras.org/home/WPKONTRAS/wp-content/uploads/2018/09/kronik-talangsari.pdf.
Lailam, Tanto. “Penataan Kelembagaan Pengujian Norma Hukum Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 15, no. 1 (2018): 206–30.
Maisondra. Semangat Aparatur Melawan Korupsi (Seri Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur). Bandung: CV. RTujuh Mediaprinting, 2022.
Mukromah, Rina. “Hak Warga Negara Dalam Pengaduan Konstitusional (Constituonal Complaint) Menurut I Dewa Gede Palguna Perspektif Fiqh Siyasah.” Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq, 2022.
Nielsen, Jørgen S. “Mazālim and Dār Al‐’Adl Under the Early Mamluks.” The Muslim World 66, no. 2 (1976): 114–32. https://doi.org/10.1111/j.1478-1913.1976.tb03191.x.
Ningrum, Qorizha Islamiah, and Fajrul Falah. “Pemikiran KH. Afifuddin Muhajir Tentang Fikih Tata Negara Tepat Bagi Karakter Negara.” Asy-Syari`ah: Jurnal Hukum Islam 8, no. 2 (2022): 65–80.
Pureklolon, Thomas Tokan. “Pancasila Sebagai Etika Politik Dan Hukum Negara Indonesia.” Law Review 10, no. 1 (2020): 71–86.
Rahmani, Ziaullah. “Redress of Public Grievances in the Umayyad & Abbasid Era.” Dialogue (Pakistan) 12, no. 1 (2017).
Redaksi. “Wanaca HAM: Penantian Panjang Korban Pelanggaran HAM.” Subkomisi Pendidikan dan Penyuluhan Komnas HAM, 2008. https://www.komnasham.go.id/files/20100521-wacana-edisi-2-tahun-2008-$QJ0U0M.pdf.
Salman, R.K., and Shamrahayu A Aziz. “Instrument for Protection and Enforcement of Human Rights in Islam.” Rechtenstudent 4, no. 3 (2023): 289–302. https://doi.org/10.35719/rch.v4i3.304.
Sejo, Suzic. “The Universality and Scope of Justice in Islam.” Al-Idah 34 (2017): 40–69.
Sekretariat Jendral Komisi Yudisial Republik Indonesia. Bunga Rampai: Memperkuat Peradaban Hukum Dan Ketatanegaraan Indonesia. Jakarta: Sekretariat Jenderal Komisi Yudisial Republik Indonesia, 2019.
Siregar, Hamdan Azhar, and Otom Mustomi. “Constitutional Court as the Guard of Enforcement Constitution: Is It Challenging?” Advances in Economics, Business and Management Research 121, no. Inclar 2019 (2020): 157–61. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200226.032.
Sunarto. “Prinsip Checks and Balances Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.” Masalah-Masalah Hukum 45, no. 2 (2016): 157–63. https://doi.org/10.14710/mmh.45.2.2016.157-163.
Tempo. “KPK: Meski Ada Nama Yang Raib, Dakwaan Setya Novanto Tetap Sah,” 2017. https://www.tempo.co/arsip/kpk-meski-ada-nama-yang-raib-dakwaan-setya-novanto-tetap-sah-1015399.
Tillier, Mathieu. “The Mazalim in Historiography.” The Oxford Handbook of Islamic Law, no. October (2018): 356–80. https://doi.org/10.1093/oxfordhb/9780199679010.013.10.
Ya’lā, Abū. Al-Aḥkām Al-Sulthāniyyah. Beirut: Dar Al-Kotob Al-Ilmiyyah, 2000.
Yahya, Achmad Nasrudin, and Krisiandi. “Pembunuhan Munir Diyakini Belum Sentuh Aktor Intelektual.” Kompas, 2021. https://nasional.kompas.com/read/2021/08/19/16171511/pembunuhan-munir-diyakini-belum-sentuh-aktor-intelektual?utm_source=chatgpt.com.
Yulianto. “Politik Hukum Revisi Undang-Undang KPK Yang Melemahkan Pemberantasan Korupsi.” Jurnal Cakrawala Hukum 11, no. 1 (2020): 111–24. https://doi.org/10.26905/idjch.v11i1.4049.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 M. Ainun Najib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


