Respons Pendidikan Agama Islam dalam Menguatkan Moderasi Beragama sebagai Benteng Radikalisme Digital pada Pemuda

Authors

  • Sinta Dewi Nuriyah Pondok Pesantran Banin Wal Banat Al-Masykuriyah
  • M. Maulidur Rahman Sah Putra Pondok Pesantren Assyafi'iyah

DOI:

https://doi.org/10.15642/joies.2025.10.2.259-270

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, radikalisme digital, pemuda, moderasi beragama

Abstract

Perkembangan ruang digital telah mengubah cara pemuda mengakses dan memahami ajaran agama, yang di satu sisi membuka peluang pembelajaran keagamaan, namun di sisi lain meningkatkan kerentanan terhadap narasi keagamaan yang eksklusif dan radikal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menguatkan moderasi beragama sebagai benteng terhadap radikalisme digital di kalangan pemuda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis secara naratif-kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI memiliki potensi positif sebagai instrumen strategis dalam menanamkan pemahaman keagamaan yang moderat, seimbang, dan kontekstual melalui pembelajaran dialogis, reflektif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Namun demikian, ditemukan sejumlah keterbatasan, antara lain rendahnya literasi keagamaan kritis pemuda, keterbatasan kompetensi digital pendidik, serta kecenderungan pembelajaran PAI yang masih bersifat normatif dan tekstual. Kondisi ini menyebabkan upaya pencegahan radikalisme digital belum berjalan optimal. Oleh karena itu, penguatan pendekatan pembelajaran dan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk mengoptimalkan peran PAI dalam membangun ketahanan ideologis pemuda di era digital.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alvira, Ditha, Seno Lamsir , Muhammad Alfi Azizi, Naili Fauziah Lutfiani, and Rika Hasmayanti Agustina. “Pendidikan Agama Islam Sebagai Sarana Pencegahan Radikalisme Di Kalangan Mahasiswa,” 2025, 4826–37.

Daheri, Mirzon. “Religious Moderation, Inclusive, and Global Citizenship as New Directions for Islamic Religious Education in Madrasah.” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 1 (2022): 64–77. https://doi.org/10.31538/nzh.v5i1.1853.

Hasyim, Fuad, and Junaidi Junaidi. “Penguatan Moderasi Beragama Sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme Dan Intoleransi Pelajar Di Karesidenan Surakarta.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Universitas Al Azhar Indonesia 6, no. 1 (2023): 1. https://doi.org/10.36722/jpm.v6i1.2141.

Khasanah, Nur, Achmad Irwan Hamzani, and Havis Aravik. “Religious Moderation in the Islamic Education System in Indonesia.” QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama 15, no. 1 (2023): 629–42. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v15i1.4115.

Lubis, Dahlia, and Husna Sari Siregar. “Bahaya Radikalisme Terhadap Moralitas Remaja Melalui Teknologi Informasi (Media Sosial).” Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama 20, no. 1 (2021): 21–34. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v20i1.2360.

Mubarok, Akbar Rizquni, and Sunarto Sunarto. “Moderasi Beragama Di Era Digital: Tantangan Dan Peluang.” Journal of Islamic Communication Studies 2, no. 1 (2024): 1–11. https://doi.org/10.15642/jicos.2024.2.1.1-11.

Muthohirin, Nafik. “FAITH THE DIGITAL AGE: THE RISE OF ISLAMIC FUNDAMENTALISM AND THE PLURALITY OF YOUNG MUSLIMS’ PIETY ON SOCIAL MEDIA” 19, no. 2 (2025): 199–233. https://doi.org/10.15642/islamica.2025.

Pandu, Abidin Wirayuda, Ahmad Fahrezi, Dayintasya Pasama Ratih, Meilisa Nurhayati Ani, and Aditia Noor Muhammad. “Islam Dan Tantangan Dalam Era Digital: Mengembangkan Koneksi Spiritual Dalam Dunia Maya.” Al-Aufa : Jurnal Pendidikan Dan Kajian Keislaman 5, no. 1 (2023): 1–27.

Rajaminsah, Rajaminsah, Amirudin Amirudin, Ajat Rukajat, Cece Hidayat, Sumarna Sueb, and Saepudin Saepudin. “The Role of Islamic Education in Preventing Radicalism among Youth.” International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL) 2, no. 3 (2024): 67–76. https://doi.org/10.47353/ijedl.v2i3.188.

Rina Setyaningsih, Devi Setiawan, Dibyo Prabowo, Laila Mayasari, Masdinar Julaila, and Muzaim. “Moderasi Beragama Sebagai Strategi Pencegahan Radikalisme Di Lembaga Pendidikan Islam.” Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan 4, no. 1 (2025): 6280–84. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2417.

Rofiudin, M Rizal, and Ishaq Mukaffan. “Membentengi Generasi Muda Dari Radikalisme Melalui Pendidikan” 21, no. 1 (2025): 13–27.

Sinta, Dewi, Syahidin Syahidin, and Wawan Hermawan. “Peran Tutorial Pai Dalam Menangkal Paham Radikal Keagamaan Di Kampus Upi.” TARBAWY : Indonesian Journal of Islamic Education 6, no. 1 (2019): 1–18. https://doi.org/10.17509/t.v6i1.20570.

Sukmawati, Ria, and M. Irfan Tarmizi. “Hoaxisu Agama Dan Upaya Melawan Penyebarannyaamelia Dwi Handayani.” Tjyybjb.Ac.Cn 27, no. 2 (2022): 58–66.

Triono, Teguh Imam, Sucik Rahayu, Sucik Rahayu, Susana Aditiya Wangsanata, and Jaiz Jamalullael. “Moderasi Beragama Sebagai Upaya Preventif Terhadap Tindakan Terorisme.” JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA 10, no. 3 (2025): 231. https://jurnal.uai.ac.id/index.php/SH/article/view/4542.

Downloads

Published

2025-12-27

How to Cite

Nuriyah, Sinta Dewi, and M. Maulidur Rahman Sah Putra. “Respons Pendidikan Agama Islam Dalam Menguatkan Moderasi Beragama Sebagai Benteng Radikalisme Digital Pada Pemuda”. JOIES (Journal of Islamic Education Studies) 10, no. 2 (December 27, 2025): 259–270. Accessed February 22, 2026. https://jurnalpps.uinsa.ac.id/index.php/joies/article/view/994.

Issue

Section

Articles