Dinamika Kurikulum Pesantren di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.15642/joies.2025.10.1.105-122Keywords:
Kurikulum Pesantren, Kitab Kuning, Pendidikan Islam, Integrasi Kurikulum, PembelajaranAbstract
Penelitian ini mengkaji pengembangan kurikulum di pondok pesantren, berfokus pada kedudukan kitab kuning, klasifikasi berdasarkan tingkatan, serta integrasi kurikulum agama dan umum. Sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional, pesantren memiliki karakteristik unik dengan kitab kuning sebagai sumber utama pembelajaran. Kitab kuning tak hanya bahan ajar keagamaan, melainkan juga sarana penting dalam pembentukan karakter dan kedalaman intelektual santri. Terdapat empat pendekatan pengembangan kurikulum: akademis, humanistik, teknologi pendidikan, dan rekonstruksi sosial. Pendekatan-pendekatan ini krusial untuk menyesuaikan pendidikan pesantren dengan tantangan global, memastikan kurikulum relevan dan responsif. Integrasi kurikulum agama dan umum adalah solusi strategis untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya mendalam ilmu agamanya, tetapi juga cakap dalam pengetahuan umum dan keterampilan sosial. Ini membekali santri dengan kompetensi ganda agar siap berkontribusi di berbagai bidang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan. Hasilnya menunjukkan bahwa fleksibilitas dan keterbukaan pesantren terhadap integrasi kurikulum sangat penting untuk menjaga relevansi di era modern. Langkah proaktif ini menegaskan komitmen pesantren untuk berinovasi tanpa meninggalkan tradisi, memastikan lulusannya menjadi agen perubahan positif.
Downloads
References
Abidin, Z. (2014). Implementasi Pendidikan Life Skill Di PondokPesantren Darussalam
Asmara, Y., & Nindianti, D. S. (2019). Urgensi Manajemen Kelasuntuk Mencapai Tujuan Pembelajaran. Sindang: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 1(1), 12–24.
Bahri, S. (2017). Pengembangan kurikulum dasar dan tujuannya.Jurnal Ilmiah Islam Futura, 11(1),
Blokagung Banyuwangi. JurnalDarussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, 6(1), 162–173.
Dhofier, Zamakhsyari, and Zamakhsyari Dhofier, Tradisi pesantren: studi pandangan hidup kyai dan visinya mengenai masa depan Indonesia, Cet. 8 rev (LP3ES, 2011)
Habib Maulana Maslahul Adi and Nur Romdlon Maslahul Adi, ‘Pembelajaran Naḥwu-Ṣarf Di Pesantren Dengan Pendekatan Interpretatif: Implikasi Teori Interpretasi Jorge JE Gracia Dalam Pembelajaran Kitab Alfiyyah Ibn Mālik’, Alibbaa’: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 3.1 (2022), pp. 20–37, doi:10.19105/ajpba.v3i1.5474
Iksan, Pesantren, Kiai, Dan Kitab Kuning : Respon Pesantren Tradisional Terhadap Agenda Pembaruan Islam Di Indonesia, I (Cantrik Pustaka, 2021)
PRANOTO hadi ahmad, ‘IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DAUR DALAM MEMAHAMI KITAB FIQIH DI PONPES ALITQON SEMARANG’ (23)
PUTRI ANISA MARCELLA, ‘HUBUNGAN PEMAHAMAN KITAB TA’LIM MUTA’ALIM DENGAN AKHLAK SANTRI KEPADA GURU DI PONDOK PESANTREN BAITUL KIROM, LAMPUNG SELATAN’, 2002,
Van Bruinessen, Martin, Kitab Kuning, Pesantren, Dan Tarekat, I (Gading Publishing, 2012)
Zakaria, Muh, ‘Strategi Membentuk Karakter Santri Di Pondok Pesantren Hidayatut Tauhid Dusun Esot Desa Labuan Haji: (Analisi Kitab Kitab Akhlak Lil Banin)’, Jurnal Penelitian Tarbawi, 9.2 (2024), pp. 1–13, doi:10.37216/tarbawi.v9i2.1701
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Andien Imel Julya; Durrotun Nasiha, Maulida Azka Aulia; Muhammad Sirojuddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




