Imparsialitas Hakim Mahkamah Konstitusi dalam Negara Demokrasi

Authors

  • Zahirah Nadiatus Salsabila UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Shalsabila Yuniar Iswara UIN Sunan Ampel Surabaya
  • M. Zaini Abdul Ghoni UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.15642/sosyus.v4i2.634

Keywords:

Mahkamah Konstitusi, Independensi, Imparsialitas, Putusan Mahkamah Konstitusi

Abstract

Penelitian ini membahas imparsialitas hakim Mahkamah Konstitusi dalam konteks negara demokrasi, dengan fokus pada integritas lembaga peradilan dalam menjaga supremasi konstitusi. Dalam sistem demokrasi, kekuasaan kehakiman berfungsi sebagai penjaga hukum dan penyeimbang kekuasaan eksekutif dan legislatif. Namun, kontroversi seputar Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 memunculkan perdebatan terkait keberpihakan hakim dalam mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan politik. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelanggaran terhadap prinsip imparsialitas dalam pengambilan keputusan berdampak serius terhadap kepercayaan publik dan integritas Mahkamah Konstitusi sebagai guardian of the constitution. Putusan yang bias politik dapat merusak tatanan demokrasi dan membuka ruang intervensi kekuasaan terhadap lembaga yudisial. Penelitian ini menegaskan bahwa imparsialitas hakim konstitusi adalah syarat mutlak dalam menjaga keadilan, supremasi hukum, dan kualitas demokrasi. Oleh karena itu, penguatan mekanisme pengawasan etik dan penegakan independensi lembaga kehakiman menjadi hal yang mendesak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Akbar, Muhammad Aksan. “Politik Hukum Pemberhentian (Pemakzulan) Presiden Dan/Atau Wakil Presiden Di Indonesia Dalam Prespektif Negara Hukum Dan Demokrasi.” Sasi 26, no. 3 (2020): 325.

Bintang, D, Mela BS Roido, and Ghasela A Julianna. “PELANGGARAN KODE ETIK: Pelanggaran Kode Etik Yang Dilakukan Oleh Anwar Usman Selaku Ketua Mahkamah Konstitusi.” Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora 1, no. 2 (2023): 47–54.

BN, Andi Muh. Taqiyuddin, Ahmad Arief, Muh. Sadli Sabir, and Nur Alimahmudrikah R. “Menyoal Etika Profesi Hakim Dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Syarat Usia Calon Presiden (Capres) Dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Perspektif Risalatul Qada ‘Umar.” Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin 1, no. 11 (2023): 626–638. https://jurnal.penerbitdaarulhuda.my.id/index.php/MAJIM/article/view/1329.

Elsye, Rosemary, and Muslim. Hukum Tata Usaha Negara, 2020.

Kartika, Adhitya Widya. “Fungsi Mahkamah Konstitusi Dalam Sistem Pemilihan Umum Dalam Rangka Penegakkan Negara Hukum Dan Demokrasi.” Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas Gresik 10, no. 2 (2022): 10–22.

Kusumaningtyas, Dymas Yulia Putri. “Problematika Model Perencanaan Pembangunan Nasional Pasca-Amandemen Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.” Ummul Qura XI, no. 1 (2018): 1–15. http://ejournal.insud.ac.id/index.php/UQ/article/download/2/1.

Magriasti, Lince. “Arti Penting Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Publik Di Daerah : Analisis Dengan Teori Sistem David Easton.” LAB-ANE FISIP Untirta : 978-602-, no. 1 (2019): 252–258. https://pustaka.ut.ac.id/lib/wp-content/uploads/pdfmk/ISIP421302-M1.pdf.

Maharani, Adna Maurilla, and Gayatri Dyah Suprobowati. “Mahkamah Konstitusi : Tinjauan Kewenangan Dan Fungsi Dalam Negara.” Souvereignty : Jurnal Demokrasi dan Ketahanan Nasional |Volume 1, Nomor4, Year2022 1, no. 4 (2022): 714–723.

Maharani, Riska Putri, Steven Paulus Hamonangan Tampubolon, and Suyikati. “Komplikasi Demokrasi Dalam Sistem Pemilu Dan Partai Politik Di Indonesia.” LENTERA PANCASILA 2, no. 1 (2023).

Marwiyah, Siti, Alisyia Putri Melani, Faradhillah La Seda, Uswatul Hasanah, Salman Kurniawan, and Ahmat Fauzan. Dinamika Politik Teori Kontemporer. Probolinggo, 2022.

Muhammad, Muhammad. “Evaluasi Undang-Undang Pemilu.” Jurnal Arajang 3, no. 1 (2020): 60–72.

Muntoha. “Demokrasi Dan Negara Hukum.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 16, no. 3 (2019): 379–395.

Nata, Akbar Raga, and Muhammad Rifki Ramadhani Baskoro. “Analisis Dampak Putusan Hakim Mahkamah Konstitusi Terhadap Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023.” Sanskara Hukum dan HAM 2, no. 2 (2023): 105–117.

Nurhadi, Wahyu. “Gelombang Demokratisasi Ketiga.” Magister Ilmu Politik FISIP UNPAD, no. 5 (2020): 40–3.

Prasetya, Khusnul Catur, and Moh. Sa’diyin. “Pelaksanaan Pengawasan Terhadap Kode Etik Dan Perilaku Hakim Konstitusi Di Indonesia.” JOSH: Jurnal of Sharia 02, no. 02 (2022): 161–183. http://ejournal.insud.ac.id/index.php/josh/article/view/180/168.

Pratama, Sandy, Arief Hidayat, and Putri Aisyah. “Mendorong Reformasi Parlemen Melalui Kekuatan Civil Society Di Indonesia.” Journal of Political Issues 1, no. 1 (2019): 50–62.

Pulungan, Rizky Andrian Ramadhan, and Lita Tyesta A.L.W. “Mekanisme Pelaksanaan Prinsip Checks And Balances Antara Lembaga Legislatif Dan Eksekutif Dalam Pembentukan Undang-Undang Dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 4, no. 2 (2022): 280–293.

Rahmat, Gilang Indra Friyana, and Tri Susilowati. “Constructive Analysis Of The Existence Of Constitutional Court Decisions In The National Legal System (Analytical Study Of Constitutional Court Decision Number 90/PUU-XXI/2023 In The Perspective Of Protection Of Citizens Rights).” Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik 1, no. 4 (2023): 124–137.

Rahmi. “Kebebasan Pers Dan Demokrasi Di Indonesia.” Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan 6, no. 1 (2019): 55.

Rohmah, Elva Imeldatur, and Zainatul Ilmiyah. “Dinamika Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Persyaratan Usia Calon Presiden Dan Wakil Presiden.” PROGRESIF: Jurnal Hukum 8, no. 1 (2024): 100–131.

Sagala, Christo Sumurung Tua, Gautama Budi Arundhati, Ratih Listyana Chandra, Rian Adhivira Prabowo, Eko Mukminto, Arnaldo J.R, Rosita Indrayati, and Elva Imeldatur Rohmah. Demokrasi Dalam Kenegaraan. UPA Penerbitan Universitas Jember. Jember, 2023.

Sari, Adena Fitri Puspita, and Purwono Sungkono Raharjo. “Mahkamah Konstitusi Sebagai Negative Legislator Dan Positive Legislator.” Souvereignty 1, no. 4 (2022): 681–691.

Sari, Ni Luh Ariningsih. “Kewenangan Pengawasan Dan Advokasi Komisi Yudisial Terhadap Hakim Berdasarkan Undang-Undang No. 18 Tahun 2011 Perubahan Atas Undang-Undang No. 22 Tahun 2004 Tentang Komisi Yudisial.” Ganec Swara 16, no. 2 (2022): 1591.

Sarkawi. Hukum Tata Negara Suatu Pengantar Kuliah, 2022.

Simanjuntak, Enrico. “Peran Yurisprudensi Dalam Sistem Hukum Di Indonesia.” Jurnal Konstitusi 16, no. 1 (2019): 83.

Subandri, Rio. “Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 90/PUU-XXI/2023 Tentang Persyaratan Batas Usia Pencalonan Presiden Dan Wakil Presiden.” Jaksa: Jurnal Kajian Ilmu Hukum dan Politik 2, no. 1 (2024).

Ulum, Hafizatul, and Sukarno. “Analisis Pengaruh Pelanggaran Kode Etik Hakim Mahkamah Konstitusi Terhadap Putusan Yang Di Tetapkan.” Unizar Law Review 6, no. 2 (2023).

Wahyuni, Sri. “Demokrasi Dan Negara Hukum Dalam Islam.” Jurnal Review Politik 2, no. 2 (2012): 153–173. http://jurnalpolitik.uinsby.ac.id/index.php/jrp/article/view/18.

Wijaya, Rangga. “Fungsi Mahkamah Konstitusi Dalam Pengujian Undang-Undang Terhadap Undang-Undang Dasar 1945.” IJOLARES : Indonesian Journal of Law Research 1, no. 1 (2023): 23–27.

Wingarta, I Putu Sastra, Berlian Helmy, Dwi Hartono, I Wayan Mertadana, and Reda Wicaksono. “Pengaruh Politik Identitas Terhadap Demokrasi Di Indonesia.” Jurnal Lemhannas RI 9, no. 4 (2021): 117–124.

Yorisca, Yenny. “Pembangunan Hukum Yang Berkelanjutan: Langkah Penjaminan Hukum Dalam Mencapai Pembangunan Naional Yang Berkelanjutan.” Legislasi Indonesia (2016): 98–111.

Zaini, Ahmad. “Demokrasi: Pemerintah Oleh Rakyat Dan Mayoritas.” Al-Ahkam 14, no. 2 (2018): 25.

Downloads

Published

2024-11-30

How to Cite

Zahirah Nadiatus Salsabila, Iswara, S. Y. ., & Ghoni, M. Z. A. . (2024). Imparsialitas Hakim Mahkamah Konstitusi dalam Negara Demokrasi. Sosio Yustisia: Jurnal Hukum Dan Perubahan Sosial, 4(2), 254–272. https://doi.org/10.15642/sosyus.v4i2.634

Issue

Section

Articles